
Setiap anak berhak atas tempat tinggal dan tempat belajar yang aman. Namun bagi puluhan anak berkebutuhan khusus (ABK) di Rumah Azaki, ketenangan itu masih dibayangi rasa cemas.
Sejak berdiri pada tahun 2012, Rumah Azaki terus berjuang memberikan layanan Terapi & Sekolah Khusus (Terasku), bimbingan keterampilan, hingga tempat tinggal bagi anak-anak disabilitas dari keluarga dhuafa. Namun hingga saat ini, rumah panti yang menjadi 'istana' tempat mereka tumbuh dan belajar masih berstatus KONTRAK.
Mengapa Pembebasan Lahan Ini Sangat Mendesak?
Ancaman Ketidakpastian: Masa kontrak yang terbatas membuat keberlangsungan sekolah dan tempat terapi mereka selalu dibayangi risiko harus berpindah tempat.
Keterbatasan Renovasi Inklusif: Karena status bangunan bukan milik sendiri, Rumah Azaki tidak leluasa merenovasi bangunan agar ramah disabilitas (seperti membuat ramp kursi roda, pegangan khusus, atau toilet inklusif).
Bantu kami membebaskan lahan dan bangunan ini agar menjadi Aset Milik Yayasan secara Permanen. Di atas tanah inilah, anak-anak istimewa ini akan terus dilatih mandiri, belajar, dan merajut masa depan mereka.
![]()
Menanti doa-doa orang baik